Pages

Saturday, February 16, 2013

4 Tips Ampuh Merawat Luka Operasi Sesar

Bagi Anda yang berencana untuk melahirkan secara sesar, ketahuilah bahwa ada yang perlu menjadi perhatian usai melahirkan. Salah satunya adalah merawat jahitan bekas operasi. Setiap ibu pasti ingin bekas lukanya tidak menyebabkan keluhan berkepanjangan. Jadi di sela-sela merawat bayi, jangan lupa untuk mengurus diri sendiri, termasuk luka sesarnya.

Dr Muhammad Nurhadi Rahman, SpOG dari RS Jogjakarta International Hospital dan RS Sardjito, Yogyakarta memberikan tips agar luka operasi sesar sembuh maksimal.

1. Sebelum tindakan operasi sesar dilakukan, informasikan kepada dokter apakah Anda mempunyai bakat keloid (jaringan yg tumbuh menonjol di atas kulit, setelah mengalami luka dan sembuh) atau tidak. Bila memang ada bakat dan diinformasikan sebelumnya, maka dokter akan lebih berhati-hati. Contohnya dengan memilih jenis benang yang mempunyai efek paling minimal bagi kulit.

2. Selama perawatan di rumah sakit, bekas luka operasi akan diperban. Perhatikan apabila perban berubah warna (umumnya rembesan darah), kulit di sekitar luka membengkak atau nyeri tidak wajar di sekitar luka. Perhatikan tanda-tanda terjadinya infeksi, umumnya diawali dengan demam.

3. Sebelum pulang, luka operasi akan diganti perban. Tanyakan kondisi luka saat pulang. Apakah ada tanda infeksi, luka yg terbuka, dan yang terpenting tanyakan perlukah melepas benang? Bila semua kondisi baik, perban akan diganti dengan perban tahan air. Untuk perban tahan air, sampai di rumah jangan segan-segan untuk mandi. Karena, air tidak akan masuk ke luka.

4. Setelah pulang di rumah, perhatikan perban apakah ada rembesan atau tidak seperti tanda-tanda di atas. Jika tidak ada tanda-tanda basah dari dalam artinya Anda dalam kondisi aman.

Pendiri gerakan Selamatkan Ibu yang aktif di media jejaring sosial ini juga mengingatkan agar melakukan kontrol jahitan rata-sara sepekan untuk kondisi normal dan jika ada keluhan bisa lebih cepat.

"Rata-rata luka dipermukaan akan kering setelah 2 minggu. Jadi setelah 2 minggu, bila tidak ada keluhan, jahitan sudah cukup aman, tentunya untuk aktivitas fisik ringan. Tapi belum bisa untuk aktivitas fisik yang berat. Seperti olahraga lari, senam aerobik, atau angkat beban. Aktivitas fisik cenderung berat, seperti lari, senam, bisa dilakukan setelah 6 minggu. Bertahap, dan 3 bulan setelah operasi diharapkan sudah bisa kembali ke aktivitas seperti biasanya. Untuk aktivitas seks boleh setelah masa nifas yang rata-rata 40 hari selesai sehingga tidak akan mengganggu luka operasi, bila penyembuhan baik," demikian pesannya.

Sumber: Metro

No comments:

Post a Comment